Tentang Kita Dan Mereka
Tentang Kita Dan Mereka - Saat ibu-ibu kami mengadu kau bilang jangan manja. Kalaulah semua hal harus
kami tanggung sendiri. Untuk apa ada kau? Untuk apa hidupmu diciptakan?
Kenapa malah membuat kami merasa tidak memiliki siapa-siapa. Bukankah,
jika pun belum bisa memberi solusi, kenapa tidak menenangkan hati kami.
Kau mungkin tidak akan paham rasanya menjadi bagian kecil yang berjalan
sendiri. Kau tidak akan mengerti rasanya mengumpulkan recehan demi
membayar pendidikan dan beli bahan pokok sehari-hari. Kau yang
dipercaya, tapi suka membuat luka.
-DheaFebrinaDella
Kalaulah kebanyakan darimu mencuri uang jerih payah pekerja yang disetor pada negara. Sementara kau menciptakan perturan-peraturan licik demi keuntunganmu semata. Siapa lagi yang bisa kami harapkan? Bukankah selama ini kami mencoba menjadi bagian orang kecil yang bekerja demi bertahan hidup. Sebagian dari ibu dan ayah kami harus menanggung hutang demi pendidikan anak-anaknya. Ayah kami harus bekerja lebih keras demi mampu membayar listrik dan bahan-bahan kebutuhan yang semakin mahal. Sementara kau di sana sibuk berperang strategi siapa yang lebih lama berkuasa. Lalu siapa yang bisa kami harapkan? Apakah menurutmu hidup ini hanya untuk memenangkan ambisimu? Lalu, berapa banyak lagi anak-anak yang bingung mau menjadi apa? Berapa banyak lagi ibu-ibu yang terlihat semakin tua sebab memikirkan beban hidupnya? Sementara, kau saling hantam demi kuasa yang lebih lama.
-DheaFebrinaDella
Seharusnya kamu paham bahwa diamku menanam rasa. Getar yang tumbuh di setiap degup dada. Setiap pertemuan kita aku selalu berharap kau melihat itu di mataku. Namun yang aku dapatkan, kau tidak pernah peka terhadap segala yang terjadi padaku. Kau masih saja dekat namun tak bisa kuikat. Kau masih saja terlihat menyenangkan, meski tak pernah sadar segala gemuruh yang kutenangkan.
-DheaFebrinaDella
TIDAK SEMUA ORANG BISA DIPILIH DUA KALI
Orang yang dulu memberimu harapan, memberimu janji-janji manis. Bisa jadi hari ini orang yang paling bikin kamu kesal.
Orang yang dulu kamu pikir akan membuat hidupmu lebih baik. Bisa jadi hari ini orang yang paling menghancurkan hidupmu. Lebih dari dulu.
Orang yang dulu kamu percaya akan memudahkan jalanmu. Bisa jadi hari ini yang paling kuat menjadi penghalang kemajuanmu.
Kadang seseorang memang suka manis di awal, sampai dia mendapatkan percayamu. Lalu menjadi brengsek kemudian, bikin berantakan hari-harimu.
Sudah diberi hati, diberi kepercayaan. Harapan yang kau titipkan padanya malah disia-siakan. Dia berubah saat dapat yang dia inginkan.
Jangan biarkan dirimu dicurangi lagi. Cukup sekali kau memilih dan kecewa olehnya, tak ada kedua kalinya. Dia mungkin tak bisa diharapkan.
-DheaFebrinaDella
Tidak ada jatuh cinta tanpa rasa marah, tanpa rasa kesal, tanpa rasa lelah. Semua manusia yang jatuh cinta tetaplah manusia. Hanya saja, ada yang lelah dan pergi, ada yang lelah lalu memperbaiki lagi. Ada yang marah lantas benci, ada yang marah lalu memaafkan lagi. Ada yang meski berkali-kali merasa sudah tidak cocok, namun tetap bertahan dan tak pernah saling meninggalkan.
-DheaFebrinaDella
![]() |
| Kutipan Novel |
-DheaFebrinaDella
Kalaulah kebanyakan darimu mencuri uang jerih payah pekerja yang disetor pada negara. Sementara kau menciptakan perturan-peraturan licik demi keuntunganmu semata. Siapa lagi yang bisa kami harapkan? Bukankah selama ini kami mencoba menjadi bagian orang kecil yang bekerja demi bertahan hidup. Sebagian dari ibu dan ayah kami harus menanggung hutang demi pendidikan anak-anaknya. Ayah kami harus bekerja lebih keras demi mampu membayar listrik dan bahan-bahan kebutuhan yang semakin mahal. Sementara kau di sana sibuk berperang strategi siapa yang lebih lama berkuasa. Lalu siapa yang bisa kami harapkan? Apakah menurutmu hidup ini hanya untuk memenangkan ambisimu? Lalu, berapa banyak lagi anak-anak yang bingung mau menjadi apa? Berapa banyak lagi ibu-ibu yang terlihat semakin tua sebab memikirkan beban hidupnya? Sementara, kau saling hantam demi kuasa yang lebih lama.
-DheaFebrinaDella
Seharusnya kamu paham bahwa diamku menanam rasa. Getar yang tumbuh di setiap degup dada. Setiap pertemuan kita aku selalu berharap kau melihat itu di mataku. Namun yang aku dapatkan, kau tidak pernah peka terhadap segala yang terjadi padaku. Kau masih saja dekat namun tak bisa kuikat. Kau masih saja terlihat menyenangkan, meski tak pernah sadar segala gemuruh yang kutenangkan.
-DheaFebrinaDella
TIDAK SEMUA ORANG BISA DIPILIH DUA KALI
Orang yang dulu memberimu harapan, memberimu janji-janji manis. Bisa jadi hari ini orang yang paling bikin kamu kesal.
Orang yang dulu kamu pikir akan membuat hidupmu lebih baik. Bisa jadi hari ini orang yang paling menghancurkan hidupmu. Lebih dari dulu.
Orang yang dulu kamu percaya akan memudahkan jalanmu. Bisa jadi hari ini yang paling kuat menjadi penghalang kemajuanmu.
Kadang seseorang memang suka manis di awal, sampai dia mendapatkan percayamu. Lalu menjadi brengsek kemudian, bikin berantakan hari-harimu.
Sudah diberi hati, diberi kepercayaan. Harapan yang kau titipkan padanya malah disia-siakan. Dia berubah saat dapat yang dia inginkan.
Jangan biarkan dirimu dicurangi lagi. Cukup sekali kau memilih dan kecewa olehnya, tak ada kedua kalinya. Dia mungkin tak bisa diharapkan.
-DheaFebrinaDella
Tidak ada jatuh cinta tanpa rasa marah, tanpa rasa kesal, tanpa rasa lelah. Semua manusia yang jatuh cinta tetaplah manusia. Hanya saja, ada yang lelah dan pergi, ada yang lelah lalu memperbaiki lagi. Ada yang marah lantas benci, ada yang marah lalu memaafkan lagi. Ada yang meski berkali-kali merasa sudah tidak cocok, namun tetap bertahan dan tak pernah saling meninggalkan.
-DheaFebrinaDella

Komentar
Posting Komentar