Quotes Perempuan

Quotes Perempuan - Siapa lagi yang ingin kau jebak? Ambisimu membunuh nuranimu. Apa yang sebenarnya sedang kau perjuangkan? Apakah semua kebaikan selama ini hanya bentuk kepura-puraan? Habis sudah harapan yang dititipkan padamu. Semakin hari semakin jelas arah langkah mana yang sedang kau tuju. Tak ada yang membuatmu peduli lagi. Kau hanya peduli pada dirimu sendiri. Kalau sudah di tahap ini, apalagi yang perlu dipertahankan darimu? Jelas sudah kau hanya benalu bagi tubuh-tubuh yang pernah percaya padamu.
Kutipan Dari Novel

-DheaFebrinaDella


Siapa lagi yang ingin kau jebak? Ambisimu membunuh nuranimu. Apa yang sebenarnya sedang kau perjuangkan? Apakah semua kebaikan selama ini hanya bentuk kepura-puraan? Habis sudah harapan yang dititipkan padamu. Semakin hari semakin jelas arah langkah mana yang sedang kau tuju. Tak ada yang membuatmu peduli lagi. Kau hanya peduli pada dirimu sendiri. Kalau sudah di tahap ini, apalagi yang perlu dipertahankan darimu? Jelas sudah kau hanya benalu bagi tubuh-tubuh yang pernah percaya padamu.

-DheaFebrinaDella


Cepatlah pulang ke rumah ibumu. Kembalilah menjadi biasa saja. Jangan bersikeras di sana. Kau hanya merusak hati dan perasaan. Sudah cukup kecarutmarutan ini. Jangan perbanyak kecewa. Lelah sudah yang diterima. Apa begini caramu menjadi manusia? Apa begini caramu bahagia? Sementara yang jatuh semakin dalam, yang tersungkur kau memilih diam. Bagaimana cara mencintaimu dengan segala ketegaanmu yang menyakiti perasaan dan membunuh semua harapan itu? Bukankah sebaiknya kau pulang saja? Pulanglah ke rumahmu yang penuh cinta. Berbuatlah sesukamu di sana saja.

-DheaFebrinaDella


Cukup kau rasakan saja. Tidak perlu memintaku kembali. Saat semua yang terjadi di masa lalu pernah membuatmu tak peduli. Bahkan saat aku sedang jatuh-jatuhnya, kau malah beranjak sejauh-jauhnya. Lalu untuk apa kembali jika yang tersisa hanya saling tersakiti? Cukup saja semua yang sudah pulih. Tak ada yang perlu diulang sebab hanya mendatangkan perih.

-DheaFebrinaDella



Aku akhir-akhir ini melihat jatuh cinta luar biasa. Orang-orang yang menantang maut demi membela hal yang mereka imani. Sungguh, tak ada yang lebih membuatku merinding sekaligus sedih saat aku belum bisa berbuat banyak dan seberani mereka. Semoga para yang berani mengorbankan apa saja –bahkan diri mereka. Selalu menerima perlindungan, jika di dunia derita datang, semoga setelah ini semua bahagia yang sejati menjadi buah segala juang. Tetaplah menjadi bagian yang mengajarkanku; hidup dan perjuangan untuk yang menciptakan hidup adalah kemuliaan. Dari jauh, kukirim doa agar engkau diberi kekuatan oleh yang mahakuat. Agar kau dijaga oleh yang mahamenjaga.

-DheaFebrinaDella

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

6 Tips mencari baju yang nyaman digunakan anak perempuan

Perjalanan cinta Ali bin Abi Tholib dengan Fatimah Az Zahro

Olahraga vs diet yang lebih efektif menurunkan berat badan?