Quotes Harapan

Quotes Harapan - Kalau hanya memberi harapan belaka lalu hilang ditelan janji yang tersisa. Ada baiknya lupakan saja niat bersama. Sebab hati bukan tanah lapang tempat kau berlari lalu menghilang. Kalau hanya ingin memberikan rayuan semata, ada baiknya menjauhlah segera. Sebab diriku bukan tempat bertualang hobi bermainmu. Lekaslah berkemas, tempuh jalan lain agar kau bisa segera kulepas.
Kutipan Novel Harapan

-DheaFebrinaDella

 Kalau kamu sendiri tidak bisa membantu dirimu. Tidak mau mengubah kebiasaan menjadi lebih baik, tidak mau berbuat untuk menjadikan dirimu menjadi lebih kuat. Masih bertahan dengan kelemahanmu, dan tidak mau memperbaiki segala yang rusak. Kamu akan tetap berada di titik terpurukmu. Orang lain hanya bisa mendorong, sifatnya sebagai pendamping. Tetap saja yang harus maju adalah dirimu sendiri.

-DheaFebrinaDella

Kau hanya ingin dituruti saja. Aku lelah dengan semua hal yang kau pinta. Bagaimana rasanya mendayung sendirian untuk sampan yang butuh tenaga dua pasang lengan? Mungkin tuju kita memang tak sama. Atau kau hanya ingin semua ini sementara? Beri kesempatan pada dirimu untuk mengerti, sebelum semuanya yang terssa hanyalah pergi. Aku masih bersedia bersama, bukan untuk kau biarkan sendiri terluka.

-DheaFebrinaDella



Kadang orang lain lebih pandai menghargai apa yang kamu lakukan. Lebih bisa memberikan dukungan terhadap sesuatu yang kamu perjuangkan. Dari pada orang-orang yang dekat denganmu, bahkan mereka yang mengaku sebagai temanmu. Malah dengan sengaja meremehkan apa yang kamu perjuangkan.

-DheaFebrinaDella


Aku selalu senang saat mengerjakan buku baru, juga saat mencintaimu. Menulis buku adalah caraku mengeluarkan kegelisahan, mencintaimu tentu tentang hal menenangkan kerinduan. Sudah, pilih aku saja. Karena segala yang ada padaku, adalah hal-hal yang akan mengimbangimu sepanjang usia.

-DheaFebrinaDella

Jelas tidak semua yang kutuliskan tentang kekasih, apalagi mantan kekasih. Juga tidak semua tentangmu. Aku menulis apa saja yang membuatku sedih, marah, kecewa, atau hal-hal yang kupikir harus kutulis. Hanya saja, caranya tentu cara yang kupilih sendiri. Aku bisa saja patah hati sebab sebongkah batu, atau seekor ikan, atau sekelompok anjing liar di pinggiran kota. Jadi, tak perlu merasa semua ini tentangmu. Tidak perlu merasa paling tahu isi dadaku. Jika tidak bisa bersama, tidak bisa menempuh tuju yang sama, cukup jangan merasa paling tahu apa yang aku rasa. 
 

-DheaFebrinaDella

Komentar

Postingan populer dari blog ini

6 Tips mencari baju yang nyaman digunakan anak perempuan

Perjalanan cinta Ali bin Abi Tholib dengan Fatimah Az Zahro

Olahraga vs diet yang lebih efektif menurunkan berat badan?